

Records of Commerce and War
In her previous life, she was an elite hunter who fought tooth and nail to survive in a post-apocalyptic world, honing formidable combat skills in the face of despair. After suddenly traveling through time, she finds herself transformed into an orphaned woman whom the villagers consider cursed and doomed to bring death to her husband. Burdened by rumors and slander, she becomes the object of everyone's ridicule as they wait for her to fall into ruin. She neither argues nor defends herself. Instead, she ventures into commerce, builds businesses, and amasses a fortune from nothing. When famine sweeps across the land and refugees fill the roads, she opens her granaries and distributes food, saving countless lives from hunger and cold. Then, as war breaks out on every front and the imperial court proves helpless, the once-reviled woman sheds her merchant's robes, dons armor, and leads an army into battle. With the wealth she earns through trade, she sustains the people; with her blade, she protects the land!
Supporting characters: Jiang Che
Also known as: 商戈录
Catatan Dagang dan Perang (20 episode)
Di kehidupan sebelumnya, dia adalah pemburu ulung yang berjuang mati-matian untuk bertahan hidup di dunia pascabencana. Dalam situasi yang penuh keputusasaan,…
Di kehidupan sebelumnya, dia adalah pemburu ulung yang berjuang mati-matian untuk bertahan hidup di dunia pascabencana. Dalam situasi yang penuh keputusasaan, dia mengasah kemampuan bertarung dan membunuh hingga menjadi sangat tangguh. Suatu hari, dia tiba-tiba berpindah ke masa lain dan menjadi seorang gadis yatim piatu yang dianggap pembawa sial serta diyakini akan menyebabkan kematian suaminya. Penduduk desa menjauhinya, sementara orang-orang menunggu kehancurannya di tengah berbagai fitnah dan hinaan. Dia tidak membela diri ataupun berdebat. Sebaliknya, dia menekuni dunia perdagangan, membangun usaha, dan mengumpulkan kekayaan besar dari nol. Ketika bencana kelaparan melanda dan para pengungsi memenuhi jalanan, dia membuka gudang gandumnya dan membagikan makanan, menyelamatkan banyak rakyat dari kelaparan dan kedinginan. Saat peperangan berkecamuk di mana-mana dan istana kekaisaran tak berdaya menghadapinya, perempuan yang dahulu dicaci sebagai pembawa sial itu menanggalkan jubah pedagangnya, mengenakan zirah, dan memimpin pasukan ke medan perang. Dengan kekayaan hasil perdagangan, dia menyejahterakan rakyat; dengan pedangnya, dia melindungi negeri!
商戈录 · Records of Commerce and War