Kedai Tahu Warisan Leluhur (45 episode)
Kedai tahu yang dijaga ibuku selama tiga tahun selalu dipenuhi antrean panjang sebelum fajar. Paman kedua yang iri membawa kerabat keluarga menuntut…
Kedai tahu yang dijaga ibuku selama tiga tahun selalu dipenuhi antrean panjang sebelum fajar. Paman kedua yang iri membawa kerabat keluarga menuntut menyerahkan kedai dengan dalih "keahlian warisan leluhur". Aku tidak membantah ataupun ribut, melainkan langsung menandatangani surat penyerahan kedai sekaligus memutus pasokan air biang fermentasi tua. Tiga hari kemudian tahu busuk menumpuk dan orang-orang memadati kedai untuk mengembalikan barang. Paman kedua yang terdesak nekat mencuri air biang di tengah malam, tepat masuk ke dalam perangkap yang kusiapkan. Namun tak seorang pun tahu bahwa plakat kayu leluhur yang mereka genggam erat justru adalah kartu as sejati yang mampu membalikkan segalanya.