

The Plan Put on Hold Lights Up the Old Street
Qingshi Town has a quiet old street, with empty stalls and unused courtyards. Lin Zhiyuan, a young man who has returned to his hometown, brings back a neighborhood revitalization plan that was put on hold in the city. Hoping to prove himself, he instead faces hesitation from the stall owners, who feel his ideas are out of touch with local realities. Lin shifts from rushing to push his plan to conducting household-by-household research, discovering vacant courtyards, elderly artisans' skills, and the genuine needs of visitors. He joins forces with residents to divide responsibilities publicly and jointly launch a trial opening. The old street does not rely on gimmicks or overnight success; instead, it gradually comes back to life through seasonal snacks, hands-on craft experiences, and neighborhood services. In the end, the most hesitant stall owner voluntarily puts up a new sign, and everyone joins together to open the street. The old street becomes a lively, well-organized lane filled with the warmth of everyday life and traditions passed down through all four seasons.
Main characters: Lin Zhiyuan
Supporting characters: Guo Xiaoyi
Also known as: 被暂缓的方案点亮老街
Rencana yang Ditunda Menerangi Jalan Tua (23 episode)
Di Kota Qingshi, terdapat sebuah jalan tua yang sepi. Lapak-lapak kosong dan halaman rumah terbengkalai. Lin Zhiyuan, pemuda yang kembali ke kampung…
Di Kota Qingshi, terdapat sebuah jalan tua yang sepi. Lapak-lapak kosong dan halaman rumah terbengkalai. Lin Zhiyuan, pemuda yang kembali ke kampung halamannya, membawa pulang rencana revitalisasi kawasan yang sempat ditunda di kota. Awalnya, ia ingin membuktikan kemampuannya, tetapi para pemilik lapak ragu karena menganggap idenya tidak sesuai dengan kenyataan setempat. Lin Zhiyuan pun berhenti memaksakan rencana itu dan mulai melakukan survei dari rumah ke rumah. Ia menemukan halaman yang tidak terpakai, keterampilan tradisional para lansia, serta kebutuhan nyata para wisatawan. Bersama warga, ia membagi tugas secara terbuka dan mengadakan uji coba pembukaan usaha. Jalan tua itu tidak mengandalkan sensasi atau kesuksesan instan, melainkan perlahan kembali hidup berkat jajanan musiman, pengalaman membuat kerajinan tangan, dan layanan bagi warga sekitar. Pada akhirnya, pemilik lapak yang paling ragu justru memasang papan nama baru atas inisiatif sendiri. Semua orang bersama-sama membuka kembali jalan tersebut, menjadikannya lorong yang penuh kehangatan kehidupan sehari-hari, tertib, dan kaya akan tradisi yang diwariskan sepanjang empat musim.
被暂缓的方案点亮老街 · The Plan Put on Hold Lights Up the Old Street